Senin, 20 Desember 2010

Akhlak kepada orang tua (2); Keutamaan berbuat baik kepada orangtua

Salah satu yang sangat saya teladani dari Ayah saya adalah soal berbakti kepada orang tua. "Babeh" -begitu kami anak-anaknya memanggil Ayah kami- begitu sayang dan berbakti kepada orang tua nya, saya menjadi saksi hidup kalau beliau lebih memilih untuk sering di Kampung Mbah untuk merawat Mbah, daripada di Depok tempat kami tinggal. 

Alhamdulillah, sehari sebelum Mbah Putri meninggal, kami juga menjadi saksi betapa kasih sayang Babeh terhadap Mbah Putri yang sudah tergolek lemah. Bagaimana Babeh menyuapi Mbah, membersihkan kotoran Mbah. 

Babeh dan cucu-cunya


Babeh begitu beruntung, karena ganjaran anak yang berbakti kepada orang tuanya sangatlah besar. Surga Allah, seperti sudah dikutip dalam Akhlak kepada orang tua (1), terdapat hadis

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

« رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ »


"Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina." Ada yang bertanya, "Siapa, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga." (HR. Muslim)

Dalam hadis lain disebutkan,
"Orang tua adalah pintu yang paling tengah di antara pintu-pintu surga. Maka jika engkau suka, buanglah pintu itu -tidak perlu mengikuti perintahnya atau berbakti padanya- tetapi ini adalah dosa besar, atau jagalah pintu tadi -dengan mengikuti perintah dan berbakti- dan ini besar pahalanya" (HR Imam Tirmidzi)

Hal ini juga menjadikan saya iri, karena saya hampir yakin Babeh belum mebaca sebagiannhadis di atas atau hadis di bawah ini, tapi beliau dengan hatinya sudah mempraktekannya.


Amalan yang Utama
Dari Abdullah bin Mas'ud r.a, "Aku bertanya kepada Nabi SAW tentang amal-amal yang paling utama dan dicintai Allah? Nabi SAW menjawab, pertama shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya), kedua berbakti kepada kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah" (HR Bukhari dam Muslim)

Mendapat Ridha Allah
Dari Abdillah bin Amr bin Ash r.a, dikatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda "Ridha Allah tergantung kepada keridha-an orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua" (HR Bukhari dan HR Imam Tirmidzi)

Akhirul kalam, semoga Allah menguatkan saya agar bisa merawat orang tua kami dihari tuanya. Amiin.










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar