Setelah browsing ke Mbah Google, ternyata mahluk itu bernama "emulsifier" (hehehe...tambah high-tec neh).
Berikut ini liputannya
===========================================
Apa itu emulsifier
Di dapur selalu kita temui dua bahan yang nggak pernah akur, yaitu bahan berbasis air dan bahan berbasis minyak atau lemak (coba aja campur air sama minyak, nggak nyampur kan :). Sementara di industri makanan, sering digunakan kedua jenis bahan ini dalam satu resep. Lah kalo bahannya nggak nyampur kan rasanya nggak mak-nyuss jadinya.
Disinilah emulsifier berperan. Emulsifier memiliki karakter yang mampu menyambung silaturahmi antara bahan berbasis air dan bahan berbasis lemak. Hal ini dimungkinkan karena didalam tubuhnya mengalir "darah air" (yang disebut gugus polar) dan "darah lemak" (yang disebut gugus non polar). sehingga dengan perantaraan emulsifier bahan berbasis air dan lemak bisa terjembatani